Sabtu, 17 September 2016

Tips Memodifikasi Tas Lama Agar Terlihat Baru

Ada kalanya Anda merasa bosan dengan penampilan koleksi tas Anda. Namun, jika selalu membeli yang baru untuk mengatasi kebosanan, maka hal ini bisa membuat pengeluaran Anda pun menjadi berlipat.

Salah satu solusinya ialah dengan berkreasi untuk mengubah tas lama Anda agar memiliki penampilan baru. Selain lebih hemat, langkah inipun dapat memacu kreativitas Anda. Nah, bagi Anda yang ingin mengenakan tas berpenampilan baru atau bahkan mungkin menjualnya, tak perlu khawatir. Tas Anda akan tampak berbeda dibanding penampilan sebelumnya dengan beberapa tips berikut ini, yaitu :

1. Pemilihan Warna
Ketika membeli tas sebaiknya pilihlah tas yang berwarna polos seperti putih, hitam atau abu-abu, yang terpenting warnanya jangan campur aduk, harus ada warna yang lebih dominan dari warna yang ada di tas Anda. Hal ini akan memudahkan Anda untuk memodifikasi tas Anda sendiri, misalnya dengan memberikan warna-warna lain menggunakan cat khusus untuk kain. Biasanya warna yang mudah diaplikasikan ke tas Anda, adalah warna polkadot hitam atau putih, yang terpenting berbeda dengan warna asli dari tas Anda.

2. Menambahkan Aksesoris
Selain mengganti warna dari tas tersebut, Anda pun bisa menambahkan beberapa aksesoris di beberapa bagian di tas Anda, seperti rantai cantik dengan warna yang nyentrik dengan warna tas Anda, atau juga boneka kecil favorit Anda. Selain menambah kesan dari tas tersebut, barang-barang yang tidak terpakai di rumah Anda pun akan menjadi berguna ketika di tambahkan ke tas Anda. Dan sekedar tips saja ketika Anda memilih barang untuk di jadikan aksesoris tambahan pada tas anda, pilihlah ukuran kecil dari aksesoris tersebut, dan jangan pilih yang terlalu besar, dan usahakan warna dari aksesoris tersebut bisa sewarna dengan warna dari tas Anda.

3. Mengganti Tali Tas
Anda pun bisa mengganti bagian-bagian dari tas Anda dengan yang baru, seperti halnya dengan mengganti tali dari tas tersebut.  Anda bisa menggantinya dengan rantai kecil, atau jika saat awal pembelian warna talinya tidak sama dengan warna tas, maka Anda dapat menggantinya dengan warna yang senada dengan tas. Yang terpenting Anda berkreasi dengan tas Anda, talinya pun bisa dibuat dari kain bekas yang tidak terpakai lalu jahit.

4. Menggunakan Scarf

Scarf tidak hanya di gunakan untuk penghangat leher, akan tetapi scarf juga bisa digunakan untuk pelengkap aksesoris Anda. Dan untuk caranya pun sangat simpel, Anda bisa menyimpulkan scarf tersebut di mana saja Anda suka, akan lebih bagus jika di bagian tali bawah. Akan tetapi jika Anda menggunakan scarf, pilihlah ukuran scarf yang tidak terlalu panjang, dan untuk menambah daya tarik buatlah simpulan scarf yang bagus, agar bisa terlihat unik di tas Anda.

Jumat, 16 September 2016

Trik Agar Sepatu Lebih Tahan Lama

Sebuah sepatu pasti akan mengalami aus pada masanya. Hal ini dikarenakan aktivitas serta intensitas pemakaian pada sepatu tersebut. Namun sebenarnya, umur sepatu dapat bertambah lebih panjang jika kita mampu melakukan perawatan dengan tepat. Dengan perawatan yang benar, maka kerusakan pada sepatu dapat dicegah atau diminimalisasi.

Nah, untuk merawat sepatu agar tahan lama, berikut ini tipsnya :


1. Sol kembali
Banyak berjalan atau berlari bisa membuat sol sepatu cepat lapuk dan rusak. Untuk mengatasinya, Anda harus memasang sol yang baru untuk sepatu Anda agar jahitannya lebih kuat. Jangan pernah berpikir bahwa sepatu Anda yang mahal pasti kuat dan tak perlu disol lagi. Dengan mrnjahit kembali sepatu di tukang sol  dan menambahkan lapisan karet tipis untuk menjaga sepatu agar tidak licin, Andapun akan memperpanjang umur sepatu antara 6-7 tahun.

2. Ganti lapisan tumit
Lapisan tumit sepatu adalah lapisan yang paling cepat rusak. Beban tubuh biasanya tertumpu pada bagian ini, dan menyebabkan lapisan sepatunya jadi aus. Agar lebih awet, ada baiknya untuk mengganti lapisan dalam sepatu yang biasanya terbuat dari plastik dengan lapisan karet keras. Dibandingkan lapisan plastik, lapisan karet bisa bertahan 10 kali lebih lama


3. Hindari hujan
Sepatu yang basah akan merusak bahan kulit dan suede jika tak langsung dibersihkan. Gunakan semprotan pelindung air agar air hujan tak bisa menembus sepatu. Jika sepatu terlanjur basah, jemur sepatu di tempat yang hangat dan tak terkena matahari langsung. Biarkan sepatu kering pada suhu kamar. Hindari juga menggunakan pengering rambut karena bisa membuat sepatu Anda menyusut dan rusak.

4. Bersihkan noda 
Jangan tunda-tunda waktu untuk membersihkan noda yang menempel pada sepatu Anda. Namun yang perlu diingat beda material pembuat sepatu, maka beda pula cara penanganannya. Jika sepatu terkena noda, segera lap agar tak meninggalkan bekas. Gosok perlahan dengan sarung tangan yang lembut secepat mungkin. Sedangkan untuk sepatu berbahan kulit, hilangkan noda dengan kain lembab kemudian kering anginkan.

5. Gunakan semir sepatu
Ketika sepatu terlihat usang dan kusam, ada baiknya sesekali memolesnya. Sebaiknya sesuaikan bahan pemoles sepatu dengan material pembuat sepatunya. Untuk sepatu kulit yang sudah tua, coba gunakan semir sepatu yang mengandung minyak. Lapisan minyak untuk membuat sepatu kulit ini lembut dan lentur. Anda dapat menggunakan polish cream dan hindari penggunaan semir sepatu yang mengandung lilin karena bisa membuat sepatu jadi kering. 

6. Simpan di lemari
Suhu udara yang terlalu panas akan membuat sepatu mudah berkerut dan kering, sedangkan suhu yang dingin akan membuat sepatu mudah berjamur. Agar sepatu tetap awet, sebaiknya letakkan sepatu dalam lemari yang bersuhu kamar. Jika sepatu masih basah, jangan pernah masukkan sepatu ke dalam lemari atau kardus. Ini bisa membuat sepatu berjamur dan bau. Rak sepatu juga bisa jadi pilihan tepat untuk menyimpan sepatu. 

7. Gunakan bergantian
Hindari mengenakan sepatu yang sama berturut-turut. Cobalah untuk tidak menggunakan sepatu yang sama lebih dari dua minggu berturut-turut. Sepatu akan bertahan lebih lama jika mereka punya waktu istirahat untuk memulihkan bentuknya.

8. Gunakan bantuan shoe horn
Hindari memaksakan tumit Anda masuk ke dalam sepatu, karena akan membuat daerah tumit sepatu jadi rusak atau terlipat. Gunakan shoe horn atau sendok sepatu untuk menyelamatkan tumit sepatu Anda agar tak cepat rusak. Jika tak memiliki sendok sepatu, Anda bisa menggunakan sebuah besi tipis, penggaris, ataupun sendok makan yang panjang. 

9. Bungkus dalam kantong
Cara terbaik untuk melindungi sepatu dari debu dan kotoran di lemari adalah dengan menyimpannya dalam kantong katun. Bahan ini akan memungkinkan sepatu "bernafas" dan tidak lembab.

Tips Membuat Sepatu Lebih Nyaman

Sepatu menjadi salah satu bagian penting dari fashion yang kita kenakan dalam sehari-hari. Sebab, sepatu menjadi penopang dari tubuh kita dan menjadi pendukung utama kita dalam menjalankan aktivitas. Karenanya, akan sangat baik jika kita memilih mengenakan sepatu yang nyaman.

Untuk mendapatkan kenyamanan selama mengenakan sepatu, ada beberapa trik yang dapat kita gunakan, yaitu :

1. Melapisi bagian dalam sepatu dengan panty liner
Cara ini dapat menyerap keringat dan menjaga kaki Anda supaya tidak licin. Dengan menggunakan panty liner juga akan mengurangi bau yang meresap ke dalam sepatu Anda.
2. Satukan jari kaki ketiga dan keempat bersama-sama sebelum menggunakan sepatu hak tinggi
Kedua jari kaki berbagi saraf yang bisa menjadi tegang ketika jari-jari kaki terpisah, dan dapat terjadi ketika Anda mengenakan sepatu hak terlalu lama. Merekam jari kaki bersama-sama dapat membantu untuk meringankan rasa sakit yang disebabkan oleh pemisahan itu.
3. Amplas telapak sepatu
Cara ini dilakukan untuk menghindarkan Anda dari bahaya licin dan terpeleset. Anda pun akan aman pada setiap langkah.
4. Gunakan Strappy strip Foot
Bantalan di tali tumit ini berguna untuk menjaga kaki dari luka dan lecet.
5. Memakai kaus kaki
Cara ini dapat membuat kaki Anda nyaman menggunakan alas kaki apapun, terutama high heels.  Namun sebaiknya sesuaikan juga model dan bahan kaos kaki dengan sepatu yang Anda kenakan.

Jenis Tas yang paling Sering Dipakai Wanita

Tas menjadi salah satu aksesoris yang banyak dikoleksi wanita. Biasamya kaum Hawa tak cukup memiliki satu atau dua tas saja. Berbagai variasi model, warna serta tren yang selalu berganti menggiring wanita untuk sellau berbelanja tas-tas kesukaannya.

Namun, diantara sekian banyak model tas yang tersedia di pasaran, ada 7 tas yang paling sering dikenakan wanita. tas-tas tersebut yaitu :
1. Backpack
Backpack atau tas punggung, adalah jenis tas yang memiliki dua tali yang bisa dibebankan di punggung dengan nyaman sehingga tidak terasa berat. Tas punggung ini punya berbagai desain, dari yang sporty hingga yang feminin. Kelebihannya adalah pada kenyamanan karena tidak terganggu oleh beban pada tas.
2. Bucket Bag
Adalah jenis tas yang memiliki desain seperti kantung dengan aksen serutan. Biasanya jenis tali tas ini adalah shoulder strap dan dibebankan pada bahu.
3. Clutch Bag
Adalah jenis tas kecil yang lebih mirip dengan dompet ketimbang tas. Desain dan bahannya beragam, bisa terbuat dari kulit atau juga aksen bebatuan. Jenis ini paling sering dikenakan dikenakan untuk acara-acara pesta atau seremoni bersifat resmi.
4. Envelope Bag
Envelope Bag adalah jenis tas atau clutch yang desainnya seperti amplop. Ada yang memiliki tali dan ada pula yang tidak.
5. Hobo Bag
Adalah jenis tas yang bentuknya mirip dengan pelana kuda. Tas jenis ini punya tipe shoulder bag yang membebankan diri pada bahu.
6. Messenger Bag
Terinspirasi dari tas tukang pos yang memiliki bentuk unik mirip dengan koper namun cantik dan lebih fleksibel. Bahannya terbuat dari beragam bahan mulai dari kulit hingga jelly.
7. Shoulder Bag
Adalah jenis tas selempang atau tas yang bertali satu dan dibebankan pada salah satu bahu.

Selasa, 13 September 2016

Tips Memilih Tas untuk Travelling

Ketika Anda merencanakan untuk melakukan travelling, tentu Andapun harus mempersiapkan barang-barang yang perlu dibawa. Untuk menaruh barang-barang dan pakaian yang dibawa, maka koper atau tas traveller bisa menjadi pilihannya.

Nah, untuk menentukan tips tas apakah yang tepat untuk kegiatan travelling Anda, berikut tipsnya :

1. KAPASITAS
Sebelum perjalanan, Anda sebaiknya menyeleksi barang-barang apa saja yang wajib dibawa atau tidak, agar Anda tidak repot nantinya. Pilihlah kapasitas koper atau tas travel yang sesuai dengan kebutuhan atau kemampuan fisik Anda. Pilih koper yang multifungsi, mau disandang atau ditarik, bisa disesuaikan. Utamakan juga kenyamanan dalam perjalanan. Bila ingin berpetualang ke alam liar, tas travel besar bisa menjadi pilihan. Namun sebaliknya, jika kita ingin pergi ke daerah perkotaan, ataupun pergi ke tempat dimana pergerakan kita tidak terlalu banyak, jenis koper beroda adalah pilihan yang tepat.
2. DAYA TAHAN
Memilih tas travel akan lebih aman jika terdapat garansi yang bisa diklaim jika terjadi kerusakan setelah pembelian. Beberapa tas travel atau koper wisata seperti American Tourister dapat Anda pilih jika mengutamakan kenyamanan dalam garansi barang. Bila ingin pakaian lebih rapi dan Anda membawa barang yang mudah pecah, sebaiknya memilih koper dibandingkan tas travel. Dengan rangka dan bahan yang kuat, koper akan melindungi barang Anda dari kerusakan.
3. HARGA
Setelah memahami kapasitas koper atau tas travel yang diperlukan, tugas selanjutnya adalah memilih tas yang sesuai antara kualitas dan harga. Lakukan survei ke beberapa toko sebelum mulai memutuskan membeli tas, siapa tahu Anda bisa menghemat biaya dengan kualitas yang tidak jauh beda di antara banyak pilihan yang ada. Bermerek atau produk lokal, pilihlah harga yang sesuai dengan budget yang disediakan. Jangan sampai pemilihan koper mahal mengurangi uang saku selama travelling.

Selasa, 06 September 2016

Tips Memilih Sepatu yang Nyaman Bagi Anak

Anak usia 1-2 tahun biasanya tengah belajar berjalan. Meski mereka belum bisa berjalan dengan baik, namun anak-anak pada umur tersebut cenderung lebih aktif. Karenanya, urusan memilih sepatu pun tidak bisa dianggap remeh. Anda harus bisa menentukan sepatu yang nyaman sekaligus aman bagi mereka.

Untuk itu, ada beberapa tips yang dapat membantu Anda untuk memilih sepatu yang tepat bagi si kecil, yaitu :
  •  Pilih ukuran yang pas dengan kaki anak

Ukuran yang terlalu besar akan membuat anak mudah jatuh dan tersandung sepatunya sendiri yang longgar. Sebaliknya jika terlalu kecil, akan membuat jari kaki anak tertekuk dan bisa mengganggu bentuk kakinya kelak. 

  • Pilih sepatu yang mudah digunakan tapi tidak mudah lepas

Anak Anda juga perlu mulai belajar pakai sepatu sendiri secara bertahap. Jadi, perhitungkan pula proses belajar mandiri yang satu ini.

  • Pilih sepatu yang ringan

Sepatu yang berat akan mengganggu postur dan pertumbuhan kaki anak. Sementara sepatu yang ringan akan memudahkan mereka untuk aktif bergerak.

  • Pastikan sepatu yang Anda pilih cukup fleksibel untuk pertumbuhan kaki si kecil

Tekuklah sepatu pada ujung jari dan tumitnya untuk mengecek fleksibilitasnya. Jika sepatu bisa menekuk di tengah dengan luwes, berarti inilah pilihan yang tepat.

  • Hindari memilih sepatu dengan tali

Sebaiknya Anda menghindari sepatu bertali pada anak-anak. Karena model sepatu ini beresiko membuat anak terjatuh.

  • Hindari memilih sepatu dengan aksesori yang mudah lepas
Si kecil yang penuh rasa ingin tahu bisa terdorong untuk mengeksplorasi aksesori itu. Jika mudah lepas, kemungkinan masuk mulut dan tertelan si kecil juga ada.

  • Pilih sepatu dengan sol yang tidak licin
Anak yang baru bisa berjalan tentu belum mempunyai kontrol tubuh yang sempurna sehingga sepatu yang tidak licin akan sangat membantu untuk ‘mengerem’ ketika ia berlari.

Tips Memilih Clutch

Tas dengan model clutch sering menjadi pilihan para wanita untuk menghadiri acara formal. Ukuran serta modelnya yang pas dan tidak terlalu besar, membuat tas ini memang menjadi pilihan tepat untuk melengkapi penampilan Fashionista. Dengan banyaknya variasi model, bahan, dan ukuran yang ada di pasaran saat ini, tentu membuat Fashionista cukup sulit menentukan pilihan.

Karena itu, ada  beberapa tips yang patut disimak, agar bisa memilih clutch yang cantik dan tepat, yaitu :

  • Sesuaikan dengan bentuk tubuh 

Salah satu tips yang bisa Anda lakukan adalah menyesuaikan pemilihan clutch dengan bentuk tubuh. Hal ini dikarenakan bentuk tas sangat mempengaruhi bentuk tubuh si pemakai. Bagi Anda yang memiliki tubuh agak kurus, sebaiknya pilihlah clutch dengan bentuk bulat atau sedikit lebar. Sementara itu, bagi Anda yang memiliki tubuh agak berisi sebaiknya pilihlah tas yang berbentuk agak memanjang.
  •  Sesuaikan ukuran clutch

Selain memperhatikan bentuk tubuh, pemilihan clutch juga didasarkan dengan ukurannya. Buat Anda yang memiliki tubuh tinggi, hindari  memilih tas ukuran kecil. Kalau Anda bertubuh agak besar terutama di tangan, pilihlah tas tangan yang berukuran besar agar terlihat seimbang.
  •  Sesuaikan warna tas dengan pakaian yang dikenakan

Hindari memakai tas dengan warna yang kontras. Anda bisa memilih warna-warna yang netral. Jangan sampai tas terlihat  terlalu mencolok agar tetap serasi dengan pakaian yang Anda pakai sehingga terlihat cantik.