Sabtu, 26 November 2016

Tips Membersihkan Sepatu Kets

Sepatu kets sering menjadi pilihan ketika akan berpenampilan kasual. Sebab, tak hanya memiliki banyak model yang tersedia, sepatu kets juga dapat membuat nyaman pemakainya. Nah, agar tetap dapat memberikan fungsinya secara maksimal, sepatu kets ini pun harus dibersihkan secara rutin.

Cara membersihkannya pun tidak sulit, Anda dapat melakukannya sendiri di rumah. Berikut caranya :

  1. Segera bersihkan sepatu kets Anda setelah terkena kotoran. Semakin lama menunda membersihkannya maka kotoran yang menempel biasanya akan semakin sulit untuk dihilangkan. Gunakan kain kering untuk membersihkan kotoran tersebut.
  2. Jika sepatu kets sangat kotor, maka bisa dibersihkan dengan lap basah. Isi ember dengan air hangat dan juga deterjen cair. Aduk hingga rata.
  3. Celupkan kain ke dalam larutan. Usap noda pada sepatu sampai bersih. Gosok terus. Jika noda membandel, coba gunakan sikat gigi untuk membersihkan sepatu.
  4. Jangan sekali-kali menggunakan mesin cuci untuk mencuci sepatu, karena dapat melepas lem pada sepatu. Mesin cuci juga membuat sepatu kets berkerut dan mudah rusak.
  5. Keringkan sepatu kets secara alami tanpa menggunakan alat pemanas atau bantuan hair dryer. Karena jika terllau panas, maka akan merusak lem serta bahan sepatu.
  6. Setelah sepatu kering simpan pada kotak sepatu. Tentu Anda harus memastikannya benar-benar kering agar tidak lembab. Jangan lupa beri silica gel agar tidak lembab dan berjamur.

Nah, mudah bukan untuk membersihkan sepatu kets sendiri. Yang pasti, jika Anda ingin sepatu kets lebih awet, maka usahakan untuk tidak sering-sering terkena noda yang membandel. Sehingga Anda hanya cukup mengelapnya saja. Selain itu, Anda pun harus bijak dalam merawatnya, jangan sampai sepatu kets Anda setiap hari dikenakan, namun malas untuk Anda bersihkan. Sebab, noda yang terlalu lama menempel juga kan semakin sulit dihilangkan atau bahkan merusak warna sepatu.

Jumat, 25 November 2016

Model Sepatu untuk Pemilik Kaki Pendek

Bagi pemilik kaki jenjang, mungkin tidak masalah untuk mengenakan berbagai jenis sepatu. Namun, bagi mereka yang memiliki betis besar serta kaki pendek, tentu tidak semua sepatu terlihat cantik ketika dikenakan. Hanya model-model sepatu tertentu yang dapat membantu menyamarkan kaki besar Anda.

Berikut ada beberapa model sepatu yang sebaiknya dihindari bagi pemilik betis besar dan kaki pendek :

  • Sepatu model clog dan mules
Terlihat nyaman dan kasual. Sepatu model clog sejatinya memang menjadi pilihan tepat bagi para perempuan bertubuh pendek yang ingin terlihat lebih tinggi. Namun, sepatu model clog dan mules hanya akan membuat si pemilik betis besar nampak semakin besar. Terlebih apabila mengenakannya dengan rok selutut atau diatas lutut.
Khusus untuk pemilik betis besar dan kaki pendek, jika ingin tetap memakainya, maka Anda bisa mengenakan celana panjang model pipa yang bersiluet lurus untuk menutup area betis yang tidak proporsional.
  • Sepatu bertumit dengan model hak stiletto
Sepintas, model hak stiletto memang dapat membuat si pemakainya terlihat seksi dan lebih jenjang. Sayangnya, bila si betis besar dan kaki pendek memiliki bobot tubuh berlebih, maka sepatu model hak stiletto tidak akan mampu menopang berat badan sehingga penekanan akan terjadi di bagian kaki dan memicu kelelahan serta rasa sakit.

  • Sepatu model sneakers wedges
Pemilik betis besar dan pendek yang ingin tampil sporty atau kasual sebaiknya tidak memilih sepatu model sneakers wedges. Sebab, model sepatu ini hanya akan menuai kesan panjang kaki semakin pendek. Lagipula, sneakers wedges justru akan mengalihkan pandangan mata ke arah kaki.
Cukup pilih model sepatu kets yang simpel, terkesan ringan dan tetap modis. Misalnya model sepatu kets bertali maupun sepatu sporty lifestyle dengan bentuk yang ramping dan ringan.

  • Sepatu bot selutut
Tidak semua ukuran dan model sepatu boots cocok dikenakan bagi pemilik bentuk betis besar dan kaki pendek. Pasalnya, sepatu bot dengan panjang di bawah lutut hanya akan memberi kesan kaki semakin pendek. Belum lagi jika Anda salah memilih model dan ukuran pakaian. Namun, sepatu model ankle masih dapat menjadi opsi demi menunjang gaya edgy nan retro.
Rekomendasi terbaik model sepatu yang cocok untuk bentuk betis besar dan kaki pendekialah sepatu berhak chunky, sepatu wedges dengan hak yang tidak rata semuanya, sepatu platform model open toe, dan sebagainya.

Rabu, 23 November 2016

Tips Merawat Sendiri Tas dan Aksesori Berbahan Kulit

Tas maupun aksesori berbahan kulit memang bisa menjadi koleksi yang awet serta memiliki nilai tinggi. Namun, tentu agar kualitas tas serta aksesori tersebut tetap bertahan dalam kondisi prima, kita harus merawatnya secara rutin.
Meski merawat barang dari kulit cenderung tidak mudah, namun kita bisa melakukannya sendiri tanpa perlu membawa barang-barang tersebut ke ahlinya untuk sekedar merawat dan membersihkan. Ada bebebrapa tips yang perlu Anda perhatikan dalam merawat barang-barang tersebut, karena segala sesuatu yang terbuat dari kulit biasanya agak bersifat sensitive.
Berikut tipsnya :
1. Jangan membersihkannya dengan tisu yang dibasahi air
Tas kulit berbeda dengan tas berbahan plastik atau kulit sintetis. Sebagian serat tisu akan menempel di kulit, sehingga membuat permukaan tas, sofa, jaket, atau apa pun yang berbahan kulit akan menjadi kasar.
Gunakan kain yang bertekstur halus, misalnya kain yang digunakan untuk mengelap kacamata, untuk menghilangkan debu yang menempel di permukaan tas atau sofa kulit.
Lakukan gerakan searah, dan ikuti alur kulit tersebut. Mengelap secara berantakan juga berisiko membuat permukaan tas menjadi koyak.
2. Jangan gunakan sabun detergen
Jika Anda ingin menghilangkan noda pada permukaan tas kulit, gunakan sabun yang lembut, misalnya sabun untuk mencuci muka, lalu campurkan dengan air.
Menggunakan detergen yang terlalu keras berisiko membuat permukaan tas menjadi kering dan pecah-pecah. Cara membersihkan yang benar adalah semprotkan air yang sudah dicampur sabun muka ke permukaan kain, setelah itu poleslah tas kulit dengan kain tersebut.
Lap yang digunakan pun sebaiknya tak terlalu basah, karena tas yang permukaannya terlalu lembap memicu timbulnya jamur.

3. Keringkan tas secara alami dan bukan dengan dijemur
Sinar matahari langsung berisiko menghilangkan warna aslinya. Anda cukup mendiamkannya di dalam ruangan yang sejuk, tidak lembap. Setelah itu simpan di dalam boks lalu tambahkan gel silika untuk mencegah timbulnya jamur. Apalagi tas, dompet, atau jaket kulit yang disimpan dengan asal-asalan akan cepat pudar warnanya dan berjamur.
4. Jangan menggunakan tisu basah, cuka, atau aseton
Sebaiinya Anda menghindari bahan-bahan tersebut untuk membersihkan tas, meski dalam keadaan mendesak, misalnya tak sengaja tas terciprat noda saat Anda memakainya dan tengah berada di luar ruangan sekalipun. Tas kulit sangat rentan bahan kimia, sehingga Anda dapat merusak warna dan teksturnya jika membersihkannya dengan bahan kimia tersebut.
5. Cek tangan Anda
Jangan memegang tas ketika tangan dalam keadaan kotor atau berminyak. Sebisa mungkin tangan dalam kondisi kering, bahkan jangan memegang tas jika tangan Anda masih terdapat sisa pelembap.

Penyebab Kaki Lecet Saat Pakai Heels

Sepatu high heels memang mampu mendukung penampilan seorang wanita agar terlihat cantik dan modis. Namun, seringkali timbul masalah berupa kaki ruam atau lecet setelah pemakaiannya. Sebenarnya kita bisa mengantisipasi hal tersebut jika tahu penyebab kaki lecet setelah memakai high heels.

Seperti misalnya beberapa hal berikut ini yang bisa menjadi penyebab lecet kaki setelah mengenakan hak tinggi :

  • Heels tidak sesuai ukuran kaki Anda
Patokan ketika membeli heels bukan hanya pada panjang ukuran kaki saja, melainkan juga lebar kaki dan bagian lekukan tulang kaki. Semua faktor tadi sangat mempengaruhi kenyamanan Anda ketika memakai heels. Sehingg akan lebih baik bagi Anda untuk membeli sepatu heels di merek-merek yang memang terkenal berkualitas dan memproduksi sepatu secara khusus.
Jangan salah, ukuran ujung sepatu dan area punggung kaki yang terlalu sempit pada model sepatu open-toe atau peep-toe mungkin saja memicu kaki mengalami lecet.
Jadi, saran terbaik ialah memastikan sepatu heels yang Anda kenakan jatuh pas sesuai bentuk dan ukuran kaki. Jangan sekali-kali memaksakan membeli sepatu yang tidak nyaman dan pas di kaki, apalagi jenis heels.
Cobalah berjalan selama dan sebanyak mungkin ketika membelinya. Beli sepatu saat sore hari ketika ukuran kaki biasanya lebih memanjang dan membesar.

  • Bahan patent leather ‘tidak asli’ yang menyakitkan
Ingat, bahan dasar sepatu heels amat memengaruhi kenyamanan dan kondisi lecet pada kaki cantik Anda. Jadi, sekali lagi jangan meremehkan bahan sepatu yang Anda beli.
Pasalnya, tidak semua kulit perempuan cocok dan nyaman mengenakan bahan patent leather yang mengilap dari heels pilihan Anda. Apalagi jika bahan patent leather tersebut sintetis alias tidak asli.
Teksturnya yang kaku dan cenderung tidak mengikuti kontur kulit serta ujung tumit dan jempol dapat membuat penggunanya lecet parah.
Adapun bahan-bahan lainnya yang memicu lecet seperti bahan PVC yang sepintas mirip kulit asli namun bisa juga memicu lecet.
  • Heels baru yang masih kaku
Tidak masalah jika bujet Anda hanya cukup untuk membeli sepatu bertumit tinggi yang bukan dari label terkenal atau berharga mahal karena terkenal akan kualitasnya. Anda bisa menyiasatinya dengan memilih material sepatu seperti suede, berbahan kain atau kulit asli (finish leather).
Alasan kenapa kaki selalu lecet saat pakai heels lainnya adalah karena sepatu Anda baru dibeli dan masih terasa kaku.
Ada sebagian perempuan yang memang mengalami masalah kaki lecet karena sepatu masih dalam kondisi baru beli. Biasanya bagian tumit yang lecet karena ujung sepatu terlalu tebal dan baru. Nanti setelah seminggu atau dua minggu pemakaian, sepatu akan mulai lentur dan nyaman dikenakan.

Selasa, 22 November 2016

Lima Tips Membuat Sepatu Terlihat Baru

Selain berfungsi sebagai alas kaki, sepatu juga merupakan salah satu hal yang paling penting dalam menunjang penampilan. Namun, bukan berarti Anda harus selalu mengenakan sepatu baru dalam setiap penampilan.

Sepatu lama Anda pun bisa dibuat terlihat baru dengan beberapa trik seperti berikut ini :


  • Menghilangkan Goresan pada Sepatu Kulit dengan Vaseline

Bagi Anda pecinta sepatu kulit, mungkin Anda tidak pernah lagi memakai sepatu kesayangan Anda karena terdapat bekas goresan yang sangat mengganggu. Anda tidak perlu khawatir, cukup dengan mengoleskan sedikit krim vaseline pada kain bersih, kemudian gosokkan secara lembut pada area yang terkena goresan. Kandungan pada zat ini akan sangat membantu membersihkan serta membuat sepatu terlihat mengkilap

  • Membersihkan dengan conditioner

Anda juga bisa memanfaatkan conditioner yang ada di rumah Anda untuk membersihkan sepatu. Caranya sangat mudah, Anda tinggal menaruh sedikit conditioner pada kain bersih kemudian menggosokkannya secara lembut pada sepatu kulit asli Anda. Lilin pada conditioner akan membantu melembabkan kulit sepatu Anda seperti halnya pada rambut.

  • Menghilangkan Noda pada Sepatu dengan magic eraser

Hanya dengan memanfaatkan sponge kecil, Anda bisa membersihkan noda pada sepatu lama Anda. Tidak perlu menghabiskan banyak waktu, karena cukup dengan membasahi bagian sponge dengan kain bersih kemudian, menggosokkannya hingga noda yang menempel hilang.

  • Hapus Noda dengan Penghapus Pensil

Penghapus pensil ternyata juga bisa menjadi alat untuk menghilangkan noda pada sepatu. Hanya dengan menggosokkan penghapus pada sepatu Anda, semua kotoran yang menempel akan langsung terangkat.

  • Membersihkan dengan Minyak Zaitun

Di tengah musim hujan, tentu sepatu Anda pun bakal tidak luput dari cipratan air atau lumpur yang menggenang di jalan. Tentu hal ini akan membuat sepatu Anda sangat kotor. Untuk membersihkannya, Anda cukup menuangkan sedikit minyak zaitun pada kain bersih, kemudian menggosokkan dengan gerakan melingkar pada sepatu Anda. Dan sepatu favorit Anda akan terlihat seperti baru.

Minggu, 20 November 2016

Cara Tepat Memilih Sepatu Bagi Pasien Diabetes

Bagi penderita diabetes, pemilihan sepatu yang tepat menjadi hal yang wajib dilakukan. selain menjaga agar kaki tetap sehat dan terhindar dari luka, memilih sepatu yang benar juga pada akhirnya dapat menghindarkan seorang penderita diabetes dari amputasi kaki yang selama ini menjadi momok bagi penderita. Berikut ada beberapa tips untuk memilih sepatu bagi penderita diabetes, yaitu :
  •  Apakah Tekanannya Tepat?
Sebelum membeli sepasang sepatu, berkonsultasilah dengan diabetologis atau orthotist untuk menilai berapa banyak tekanan pada telapak kaki Anda. Biasanya, idealnya 50 persen berat badan berada pada tumit ketika berdiri, 20 persen pada jempol kaki, dan 30 persen pada jari kaki depan dan lateral (luar) sisi kaki.
Karena kurangnya sensasi di kaki mereka, penderita diabetes tidak menyadari tentang jumlah tekanan yang mereka letakkan pada titik tertentu sambil berjalan. Jika mereka terus melakukan tekanan konstan pada tempat yang sama, itu dapat menyebabkan luka dan borok yang mungkin butuh waktu lama untuk menyembuhkan atau mungkin tidak menyembuhkan sama sekali.

Sebuah analisis titik tekanan digunakan untuk mendesain sol yang disesuaikan untuk individu, yang akan membantu melindungi kaki dari cedera.

  • Kenakan Sol Tebal
Sol untuk non-penderita diabetes rata-rata memiliki ketebalan 3 mm. Namun, untuk penderita diabetes perlu memakai sol yang memiliki ketebalan antara 8 mm hingga 12 mm. Alasannya adalah biomekanik berubah kaki. Pada orang-orang yang kurang merasakan kakinya mungkin juga memiliki kontrol otot yang kurang. Jika seseorang terus memberikan tekanan pada area yang melemah sambil berjalan, akan menyebabkan dislokasi tulang atau patah tulang pada kaki atau pergelangan kaki. Sol yang tebal akan menolong jatuhnya lengkungan kaki dan memberikan kontrol gerakan yang lebih baik bagi penderita diabetes.
  • Pilih Sol yang Kaku
Sepatu dengan sol yang kaku dikenal untuk mengurangi tekanan pada kaki depan. Sepatu yang kaku membatasi pergerakan dari sendi pada kaki. Ini mencegah peregangan berlebihan plantar fasia atau tendon lengkungan kaki, sehingga mendistribusikan berat badan lebih besar daerah kaki. Ketika berat badan akan didistribusikan, ada kemungkinan kerusakan jaringan akan berkurang.
  • Belanjalah di Malam Hari
Para ahli menyarankan sebaiknya berbelanja sepatu di malam hari. Karena berdiri sepanjang hari, duduk dan berjalan membuat kaki menjadi bengkak. Kaki akan kembali ke ukuran normal mereka di pagi hari.
Disarankan agar membeli sepatu ketika kaki membengkak hingga kapasitas maksimum. Karena hal ini akan memberikan ukuran yang lebih cocok dan mencegah luka akibat sepatu yang bisa berubah menjadi luka besar.
  • Pilihlah Sepatu yang Bersirkulasi
Jika Anda penderita diabetes, belilah sepatu kulit, suede, atau kain untuk sirkulasi udara yang lebih baik. Pastikan ada cukup ruang untuk jari-jari kaki Anda untuk bergerak bebas di dalam sepatu. 

Nah, tips lainnya untuk menjaga agar kaki Anda tetap sehat adalah:
  • Cuci kaki setiap hari dengan air hangat dan sabun ringan
  • Periksa suhu air dengan menggunakan jari tangan Anda. Dengan sensasi rendah di kaki Anda, Anda mungkin tidak tahu apakah air terlalu panas
  • Ingatlah untuk mengeringkan kaki dengan lembut khususnya di antara jari kaki
  • Kenakan sepasang kaus kaki bersih setiap hari
  • Kaki kering dapat mengembangkan retak yang dapat berubah menjadi luka, karena itu lembabkan mereka setiap hari dengan body lotion
Jangan berdiri di satu posisi lama dan berhenti merokok. Ini mengurangi aliran darah ke kaki Anda.

Sirkulasi darah yang buruk dapat memperpanjang penyembuhan dan memungkinkan luka menyebar. Luka yang tak dapat disembuhkan menyebabkan kerusakan parah pada jaringan dan tulang dan mungkin memerlukan amputasi jari kaki, kaki atau bagian dari kaki.

Kamis, 17 November 2016

Tips Terlihat Tinggi dengan Flat Shoes

Seperti halnya stiletto, flatshoes juga memiliki basis penggemar yang tidak sedikit. Sifatnya yang praktis dan mudah dipakai, membuat kamu Hawa merasa nyaman ketika mengenakannya. Tak hanya itu, sepatu ini pun mampu membuat si pemakainya terlihat lebih modis.
Namun, beberapa diantara wanita mengeluhkan tentang flatshoes yang dapat membuat mereka terlihat lebih pendek. Padahal, meski tanpa hak, flatshoes juga bisa membuat pemakainya terlihat lebih tinggi, berikut tipsnya :
1. Berujung lancip
Sekarang ini banyak model flat shoes di pasaran. Nah untuk Anda yang memiliki tubuh pendek, cobalah memakai flat yang berujung lancip. Model tersebut akan memberi kesan panjang terhadap kaki Anda, dan memberikan ilusi kaki lebih jenjang.
2. Pakai rok atau celana pendek
Wanita sering kali menganggap paduan antara rok dengan flat shoes terlihat membosankan. Tetapi sebaliknya, semakin kaki Anda terlihat, akan terlihat lebih jenjang. Pakailah rok atau celana sedikit di atas lutut bila dirasa Anda kurang percaya diri terlalu pendek. Padukan dengan warna terang agar lebih menarik perhatian.
3. Motif warna
Sepatu berwarna nude memang memberikan ilusi kaki lebih panjang. Namun bukan berarti Anda tidak perlu mengeksplor warna lain. Mainkan motif warna flat shoes agar tampilan Anda pun tidak membosankan.
4. Flat bertali
Bila Anda suka warna yang natural, pastikan sepatu tersebut memiliki tali seperti flat shoes gladiator yang mengikat kaki Anda. Dengan begitu, kaki akan terkesan lebih berjarak dan panjang.